Friday, July 25, 2014

bye maksimal vol. 2






aku memang bukan pasangan yang sempurna.

menurutmu aku hanya bisa marah, selalu melarangmu, selalu menyalahkan mu.
mungkin caraku salah, tapi itu kulakukan semata-mata karena aku sayang padamu.
aku tak mau kehilanganmu.
tapi kau terlanjur menganggap perhatianku yang berlebih itu sebagai gangguan dalam hidupmu.
jika kau muak padaku, maka usir aku dari hatimu.
ku telan sakitku dan aku akan pergi jika itu membuatmu senang.

tapi jika suatu saat kau merindukanku dan menawarkan cintamu lagi, maka saat itu aku sudah tak bisa menerimamu, bahkan menjadi temanmu pun aku tak bisa.

maafkan aku.

Daddy's Princess

they said, the only man in this world, who will never hurt you is your Dad

waktu SD, jujur saja, saya malu kalau teman-teman bertemu dengan my Daddy, karena my Daddy terlihat jauh lebih tua dibandingkan dengan ayah mereka… wajar saja, perbedaan usia saya dengan kakak saya yang pertama sangat jauh, yaitu 16 tahun… ya itu sewaktu SD sih, beranjak SMP, ternyata cukup banyak yang seperti saya, bahkan ayah mereka juga ada yang lebih tua dari my Daddy…jadinya saya juga ngga malu…

disakiti oleh pria, saya sudah mengalaminya…dan ya, saya menyadari satu hal, satu-satunya pria yang tidak akan menyakiti saya adalah my Daddy… saya cukup menyesal dulu sempat malu jika teman-teman melihat my Daddy, yang sejatinya adalah the real my hero…

dengan yang terakhir ini, saya juga baru sadar, baru menjalani hubungan ini beberapa bulan, kakak tertua saya pernah mengatakan bahwa dia bukan orang yang cukup baik, mengingat saya pernah curhat kepadanya bahwa dia cukup menyakiti hati saya…dan membuat saya kecewa…

be honest, saya tidak begitu mendengarkan pendapatnya, karena selain rasa sayang saya yang masih begitu tinggi terhadapnya, saya juga meragukan opininya mengingat dia cukup protektif terhadap adik perempuan satu-satunya ini… kakak tertua ini cukup kritis dengan sikap beberapa pria yang sedang dekat dengan saya, itu juga kalau saya lagi curhat sama dia…huuft, terkadang saya menghiraukannya…dan in this case, opininya itu ternyata benar… dan sekali lagi saya menyesal tidak mendengarkannya… :(

mungkin, itulah yang dinamakan dengan family instinct, my Daddy sih tidak pernah memberikan opini yang jelek terhadap yang satu ini, beliau cenderung diam dan menyerahkannya semua ke saya karena menurutnya, saya yang akan menjalani masa depan, dan beliau yakin saya sudah mampu untuk mengambil keputusan… kedua kakak saya, memang tidak over protective, tidak melarang untuk ini itu, tapi ketika saya mengeluh dan memintanya untuk mendengarkan curahan hati, mereka seperti memiliki firasat, yang terkadang memang benar…

seperti kata kutipan yang satu ini:

Daddy, someday i may find my prince, but you always be my King…

sahabat saya sejak SMA juga pernah mengatakan hal ini:

bagi seorang ayah, anak perempuannya meskipun sudah tumbuh dewasa dan menikah sekalipun, akan tetap dianggap sebagai his little princess, yang akan selalu diberikan treatment dan perlindungan layaknya melindungi putri kecilnya.

dan saya semakin mengerti mengapa keluarga saya cukup protektif terhadap saya, karena sekarang, hanya saya anggota keluarga yang perempuan yang masih ada sejak ibunda wafat (di luar kakak-kakak ipar), mereka ingin melindungi saya, ingin saya mendapatkan best of the best… and i’m very grateful, to have a family like this, to be a member of this family, thank God… love my family! :* :* :*

banyak mudharat? bye maksimal.

kita sering mendengar di setiap dakwah ceramah, bahwa sesuatu yang banyak mudharat (tidak membawa kebaikan) sebaiknya dihindari dan tidak dilakukan… contohnya, merokok… tentu kita tau, banyak orang yang tidak suka dengan rokok, bahkan melarangnya hingga membuat jadi suatu peraturan daerah tentang larangan merokok…

kenapa? karena di dalam rokok, terdapat zat nikotin, yang dapat menyebabkan kerusakan di organ-organ tubuh… selain itu, asapnya juga dapat menyebabkan polusi udara, dan mengganggu kenyamanan orang-orang di sekitar…bahkan, yang lebih ekstrem, rokok juga bisa menyebabkan kebakaran, apalagi kalau kita merokok sambil tiduran (ada lho kejadiannya)… meskipun demikian, masih banyak orang-orang yang addicted to rokok, bahkan sampai tersugesti ngga bisa kerja/beraktivitas tanpa merokok… waduh, sebaiknya dihindari deh…

rokok banyak mendatangkan kerugian, banyak mudharatnya, oleh karena itu tak heran jika rokok dianggap haram bagi sebagian orang…

buat saya, satu hal lagi yang banyak mudharatnya adalah facebook… lho? kan itu social media, kok mudharat sih? ngga tau ya, buat saya pribadi, facebook itu jadi tempat buat stalker orang, trus sharing foto-foto yang kadang ngga penting… trus saya juga sering diajak chat sama orang-orang yang saya kadang malas meladeninya…gitu deh….intinya buat saya facebook tuh banyak mudharatnya… jadilah setahun yang lalu, saya deactivated my facebook account…

cuma tetap sih, deactivated 1 account, malah saya buat 4 akun baru…akun palsu, profpict nya aja orang bule, hehehee… keempat akun facebook itu saya gunakan untuk main game, hehehe…gila ya, segitunya addicted sama game facebook, ampun deh….

ada satu lagi yang banyak mudharatnya…apa? bukan apa sih…tapi siapa…yaitu kamu… iya, kamu banyak mudharatnya buat saya…. saya jadi sering nangis karena kamu, saya berantem terus sama kamu, saya ngerasain sakit hati terus sama kamu… apalagi waktu kamu tidak menghargai saya dan keluarga saya, tau-tau ada hashtag #SakitnyaTuhDiSini!

kamu kritik saya, saya bisa terima….tapi kalo kamu udah kritik keluarga saya, saya ngga bisa terima… saya ngga penah kritik keluarga kamu, saya respect, saya menghargai mereka… tapi kamu, sedikit-sedikit kritik keluarga aku, whether my dad, my brothers… you always criticized us… you don’t respect us… i feel disappointed…

karena itu saya sadar, kamu banyak mudharatnya.. so, daripada saya terus dapat mudharat dari kamu, lebih baik saya menjauh…pergi dan takkan kembali sepertinya… dua kata yang mau saya ucapkan ke kamu:

bye maksimal.

East and West

as far as i know, di Barat itu, ketika seorang anak telah berusia 17 tahun atau telah dianggap dewasa menurut hukum/adat setempat, orangtua akan membebaskan anaknya, untuk tidak tinggal satu atap, atau melakukan hal-hal yang ingin dilakukannya…biasanya, si anak pun akan memutuskan menyewa flat/apartemen untukntempat tinggalnya dan berjuang mencari uang…mereka akan kembali ke rumah, hanya pada saat hari-hari tertentu saja, misal saat perayaan Thanksgiving, Good Friday/Paskah, dan Natal… di masa ini, anak akan melakukan hal-hal apa saja yang disukai, diimpikan, seperti membentuk band, menjadi desainer freelance, mencoba-coba casting, dsb.

lain halnya dengan adat ketimuran, dimana anak cenderung sulit untuk memenuhi mimpi-mimpinya, obsesinya lantaran memiliki kewajiban untuk membahagiakan orangtua… dan umumnya srorang anak hingga dewasa maupun sudah berkeluarga, banyak yang masih tinggal seatap dengan orangtua… inilah kondisi dimana seseorang sulit mewujudkan impiannya…. di samping itu, kurangnya dukungan orangtua juga menjadi salah satu faktor sulitnya mimpi anak terwujud…

ya, orangtua umumnya menginginkan anak-anaknya segera menjadi orang yang sukses, menikah dan membentuk keluarga, agar orangtua juga segera menimang cucu… ga sedikit orang yang mengorbankan impiannya demi memenuhi keinginan orangtua…

perbedaan budaya itu yang menurut saya jadi faktor utama kenapa banyak orang yang sulit memenuhi impiannya, sementara banyak juga mereka yang begitu mudah mencapai keinginan, seperti menjadi musisi, artis, dan banyak lagi…

buat saya pribadi, hidup egois itu sangat menggoda, bebas melakukan apa saja tanpa perduli sekitar, termasuk orangtua… tapi selama ini saya selalu meyakini satu kalimat: Ridho Allah bergantung pada ridho orangtua. saya selalu bertanya kepada orangtua tentang keinginan dan cita-cita, sekedar mencari tahu apakah keinginan saya itu dapat restu nya atau tidak…karena saya merasa akan lebih nyaman dan tenang menjalani sesuatu apabila telah direstui oleh orangtua…

yap, that’s just my opinion, have no intention to judge someone… i just want to share my thoughts in this blog.

We never know the love of our parents for us ‘till we have become parents.” - Henry Ward Beecher

it's hard to say goodbye

well, i wrote this on May, 14th 2014, the day i resigned from my first job...check it out:

today is the day… i was really nervous to face this day…

i decided to resign from my job now because i have accepted a job offer from another company… well, it’s quite different, honestly…i mean, in legal world, there are at least two kind of job that you can choose… Law Firm and Company…

i spent my 2 years after graduated in this office, Law Firm…. i have many experiences that money can’t buy it… and about 4 months ago i thought that i have to seek another experiences… i applied my resume to some companies…

i never know how it feels when you ask to resign from the office to your boss… it’s the first time of my life… as i expected last night, i can’t stop my tears come out when i say thank you and apologize to my boss…

this is my first job after graduated from college, this is the place where i learned about many things… i will never forget this place…

you can say that this is the place where you started your career…

huuft…

so much to say, so much to feel…

i just can say, i really thank you for the opportunity that you gave to me for 2 years in your office, boss…

and still, it’s really hard to say goodbye…. hiks

geng in the gong --> genggong

teman, sahabat, setiap orang pasti memilikinya… kalo ada yang bilang ngga punya teman, well, kita biasa nyebut sebagai “ansos” alias anti sosial… saya sendiri punya banyak teman dan sahabat dari berbagai jenjang pendidikan… just being honest, saya memang lebih dekat dengan teman-teman semasa menduduki bangku kuliah… cewek atau cowok, buat saya balance yah… dekat juga dengan beberapa sekumpulan anak batak, yang hobinya ngeledekin saya, hahaha…. di kampus saya yang jurusan ilmu hukum, itu terbagi lagi ada 7 program kekhususan (PK), antara lain (singkatnya aja yah)

PK I : Hukum Perdata (Civil Law)
PK II : Hukum Pidana (Criminal Law)
PK III : Praktisi Hukum (Procedural Law)
PK IV : Hukum Bisnis (Business Law)
PK V : Hukum Tata Negara dan Administrasi Negara (Constitutional and Administrative Law)
PK VI : Hukum Internasional (International Law)
PK VII : Hukum dan Masyarakat (Law and Society)

kehidupan saya semasa kuliah, awalnya menjemukan, karena saya belum dapat beradaptasi…di hari terakhir ospek, salah seorang senior mengatakan, bahwa akan ada waktunya dimana kami akan menemukan comfort zone dalam menjalani kehidupan kampus… ya saya sudah bisa menangkap apa maksudnya, dengan kata lain, kami akan memiliki sekumpulan teman-teman sendiri alias geng…

foto ini diambil saat Final Speech E-COMP 2009 bersama Dubes Palestine

saya sendiri, mulai menemukan comfort zone ketika semester pertama hampir berakhir… saya memiliki 9 orang teman-teman sepermainan (jadi total geng saya ada 10 orang), yang walaupun memilih PK yang berbeda-beda, tapi tetep setia menunggu satu sama lain untuk makan siang dan pulang bareng… 1 orang memilih PK V, 1 orang memilih PK VI, 2 orang memilih PK I, 1 orang memilih PK III (yaitu saya sendiri), dan 5 orang sisanya memilih PK IV…


sekarang, setelah semuanya lulus dan menjalani kehidupan baru (ada yang bekerja, ada yang memilih melanjutkan menempuh pendidikan master baik di dalam negeri maupun di luar negeri), kami selalu berusaha menyempatkan diri untuk berkumpul…yah, pada akhirnya, ngga semua juga sih…paling yang sering ngumpul itu cuma 5-6 orang…waktunya suka ngga pas buat ketemuan…



tapi kami tetep berusaha menjalin silaturahmi dan keep contact, sukses buat kalian yaa guys! gonna miss you all so much :*

 

Berani Mengungkapkan Rasa

this is one of my older post from tumblr..
 
belajar dari kesalahan di masa lalu, itu gak gampang…bahkan, untuk hal sepele seperti buat kue… di postingan saya beberapa waktu lalu, kue brownies dan bolu kukus saya masih bantet, saya pun giat cari tips and trick gimana supaya kue ngga bantet…udah dapet sih tips nya, tapi belum berani coba…takut gagal lagi, nanti kan jadi percuma… emang sih, banyak yang bilang di dunia ini ngga ada hal yang sia-sia, dan hidup di dunia jangan jadi penakut, nanti malah gak bisa move on… putus cinta kali yaa…hahahaa

rasa takut saya untuk coba tips and trick itu pun kalah sama rasa penasaran saya…penasaran banget pengen buat kue yang ngembang dan gak bantet… akhirnya, semalem nekat bikin brownies cokelat kukus, pake tips and trick itu… yauda, terigu dan cokelat yang tadinya ada di kulkas, saya keluarin dulu biar suhu nya netral alias balik ke suhu ruangan lagi… selepas isya, saya utak-atik aja tuh bahan-bahan di dapur…

setelah 45 menit proses pengukusan, rasa deg-degan nungguin hasilnya, berganti jadi rasa sumringah, karena tips and trick nya berhasil banget… ya ampuun, seneng banget rasanya semalem tuh…pagi-pagi, sebelum ngantor, beberapa slices brownies saya kasih ke saudara yang di sebelah rumah, dia bilang, enak banget, manteb, besok mau belajar sama saya…
hihihii… ada satu perasaan bangga di diri saya, kalo orang lain bilang hasil masakan saya enak…hmm, jadi inget aja sama film Brownies, karya Hanung Bramantyo… ada satu kata-kata dari Are (Bucek Depp) yang pernah diucapin ke Mel (Marcella Zalianti), kurang lebih kayak gini :

Bibir dan pipi kita berdekatan. tapi bibir kita tidak bisa mencium pipi kita sendiri… hanya bibir orang lain yang bisa mencium pipi kita… dan hanya lidah orang lain yang bisa merasakan brownies kita… buatlah brownies untuk dirasakan orang lain… nanti brownies akan mengungkapkan citarasa nya sendiri…

bener banget kata-kata Are itu, berasa banget di saya tadi pagi…makanya tadi pagi saya senyum-senyum sendiri pas di jalan ke kantor, seneng aja kalo bisa bikin satu makanan untuk orang lain, yang enak, dan orang lain itu suka… tapi saya juga gak berhenti di resep itu aja sih…pengen banget ngembangin resep-resep rasa lain… someday, i’ll try another recipes, Chayo! :D

Wednesday, July 23, 2014

Daddy's princess become home chef

sebelumnya ngga terfikir untuk punya beban sebesar ini... semenjak ditinggal nyokap wafat, rasanya tuh hampa, kesepian, sedih... itu semua perlahan berkurang karena mau ngga mau saya yang harus mengurus rumah dan bokap... yap, dari yang tadinya anak kesayangan, ya secara gitu anak bungsu perempuan satu-satunya, trus tiba-tiba punya tanggung jawab ngurus semua... awalnya berat banget... apalagi waktu kakak sulung menikah dan punya rumah sendiri, makin berat aja tanggung jawabnya... sempat depresi karena ngga bisa menikmati masa muda seperti anak-anak seusia saya lainnya... mereka hang out, traveling, kalo saya? agak susah ya... tapii, alhamdulillah dikasih kekuatan dari Allah, jadi sanggup jalanin ini semua... udah mulai terbiasa dan bisa me-manage waktu dengan baik... aja-aja fighting! :)

so far, urusan masak-memasak under controlled lah...lucky for me, i love cooking... jadi seneng eksperimen dengan resep yang saya dapat dari internet...mulai dari yang sederhana, sampai pembuatan kue  yang cukup complicated... here some recipes, check it out:

Mie Goreng Jawa Sederhana 

Donut Sederhana

Brownies Kukus Sederhana

Bihun Goreng Jawa

Bolu Cokelat Kukus

Bolu Pisang Kukus

Bolu Pisang Cokelat Kukus 

Puding Lapis Karamel

kata bokap, semuanya enak, yaa walaupun di awal-awal pembuatannya memang kurang sempurna... contoh untuk bolu, awal-awal saya buat, teksturnya bantat, untung saya sudah tau tips and trik nya... yeaaa :D

pokoknya, kita harus fill your life with joy, laughter, dan harus tetap menjalani hidup itu dengan ceria... hidup Cheerful!!